TAMAN USU 

Masyarakat Kota Medan tentu sudah tidak asing lagi dengan Taman USU yang terletak di pintu 2 Universitas Sumatera Utara. Continue reading

Advertisements

MEMBUAT AKTA KELAHIRAN SECARA ONLINE

Di tahun 2016, dimana teknologi sudah semakin canggih, saya sangat menyambut baik segala urusan yang berkaitan dengan pemerintahan yang dapat dilakukan secara online.Begitupun dengan mengurus akta kelahiran secara online. Bisa? Bisa donk.

Khusus untuk mamak-mamak bekerja seperti saya, membuat akta kelahiran secara online itu bahagianya kayak bisa beli cabe merah dengan harga Rp 20000/kilo. Apasih..

Fyi, Nogu lahir 15 Januari 2016. Dengan keadaan saya dan suami yang Continue reading

KLAKSON

Lelah. Mengejar jam pulang on time dengan harapan jalanan lancar jaya. Walaupun kadang harapan dan kenyataan berbanding terbalik ketika harus bertempur dengan angkot-angkot yang mungkin disupirin sama lelembut yang hatinya Continue reading

I’m a Newbie (PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara)

Newbie..

Pendatang baru, stok lama. Itulah status yang disandang hari Senin, 4 April 2016. Ngga kerasa cuti melahirkan usai juga. Benernya sih jadwal masuk kerja masih tanggal 11 april nanti, tapi dikarenakan penilaian semesteran dimana syaratnya pegawai harus aktif bekerja selama 3 bulan berturut-turut. Daripada-daripada kan, ya sudahlah masuk saja 😂 (medan kali)

Mutasi ke Medan ini dengan permintaan sendiri ya. Catet..permintaan sendiri yang kesempatan itu hanya ada 1x selama bekerja. Ah, jangan dibahas perasaan milih medan. Campur aduk kayak bakso dikasi saos sambal. Mungkin lebih ke datar. Iyah datar.. Ahhh kalau dibaca sama si Nurul, mungkin dia bakalan siapin sianida untuk ngeracunin aku dengan perasaan yang datar ini. Hahaha..

Mutasi ke Medan artinya juga mempersiapkan diri untuk ninggalin nogu di rumah. Gadis kecil permata hati yang usianya masih 2,5 bulan. Berat rasa ini, eciyee.. Tapi sementara masih ada Oma Nogu yang berkenan untuk jagain Nogu. Untuk gendang-gendong Nogu. Tapi ya tapi, oma ngga mungkin terus di Medan. Kalau ada inpo mbak-mbak yg bisa jaga anak,mohon hubungi saya. (Skalian ngiklan)

Jarak dari rumah ke kantor sebenarnya dekat. Tapi kemacetan Kota Medan ini sudah imbang dengan ibukota. Apalagi kebiasaan di Padang yang jarak dari tempat satu ke tempat lain itu dekat-dekat. So, nyampe di Medan kayaknya harus mengumpulkan extra tenaga untuk melihat jalanan penuh dengan kendaraan yang padat merayap. Hari pertama berangkat ke kantor ngga telat sih, menghabiskan sekitar 30 menit di perjalanan. Pulangnya juga begitu, tapi jalanan lebih padat merayap. Sampai di rumah sekitar 40 menit dari kantor.

Masih berusaha beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Kebetulan letak ruangan di Wilsu ini sangat jauh berbeda ketika masih di Sumbar. Letak ruangannya tertutup antara 1 bagian dengan bagian lain. Begitu juga dengan gedungnya yang agak berjauhan. Pengen mengitari ruangan dan gedung yang lain, kalau ada kesempatan.

Semoga mutasi ke Medan ini jadi baik adanya. Buat aku, suami, anak dan keluarga kecil kami. Semoga juga bisa beradaptasi dengan lingkungan baru secepatnya. Semoga bisa nerima kemacetan kota ini. Semoga bisa ikhlas ninggalin Nogu dan semoga kantong mata hitam kayak teh celup ini segera hilang karna asik begadang sama Nogu tersayang.