TAMAN USU 

Masyarakat Kota Medan tentu sudah tidak asing lagi dengan Taman USU yang terletak di pintu 2 Universitas Sumatera Utara. Taman yang letaknya persis di depan Biro Rektor USU ini sudah beralih fungsi sebagai salah satu tempat wisata di Kota Medan.

Yeah, mungkin warga Medan sangat rindu dengan keberadaan lahan kosong sebagai pengganti wisata selain mall-mall yang bertebaran manja di Kota Medan.

Beda sekali dengan beberapa belas tahun lalu ketika saya masih duduk di bangku kuliah. Entah karna kurang ngeh ya, tapi rasanya taman USU ini semakin tinggi peminatnya beberapa tahun belakangan ini. Terlebih semenjak adanya air mancur dengan tulisan “USU” berbentuk raksasa yang gagah berdiri di tengah taman, jadilah tempat ini sebagai salah satu tempat berselfie ria khas Medan.

Untuk masuk ke Taman USU ini tidak dipungut biaya. Kalau hari Minggu sih masuk dari pintu 2 saja dan parkir dekat auditorium. Kalau ingin lari sore juga bisa mengitari auditorium USU yang lumayan luas. Oiya, dulu sebelum bekerja sebagai anak alay yang sok-sok langsing, saya juga pernah olahraga lari sore mengelilingi auditorium ini. Dan, pekerjaan yang saya jalani sampai hari ini dapatnya karna sering lari sore dan singgah lirak-lirik lowongan kerja di PJK USU. Bagi kamu-kamu-dan kamu yg lagi cari-cari kerja mungkin bisa nyontek cara saya. *Lho

Yang menarik di taman USU ini adalah tempat penangkaran rusa. Bukan rusa mainan, tapi ini rusa sungguhan. Ada beberapa puluh ekor rusa di pelihara di samping taman ini. Tentunya hal ini menarik minat para bapak-ibu untuk mencari hiburan sambil membawa si buah hati belajar mengenal jenis-jenis rusa. Tidak hanya sekedar mengetahui, tapi juga bisa memberi makan rusa lho. Yuhu..sudah banyak sekali penjual kaki lima yang berseliweran di taman ini. Mulai dari jual kangkung dan wortel untuk makanan rusa, jual jus buah, jual mainan anak, jual balon sabun, dll. Untuk memberi makan rusa sendiri, kita bisa beli kangkung yang seikatnya seharga Rp. 1000 dan wortel yang sudah dipotong memanjang lalu diikat sekitar 5-6 potong seharga Rp. 2000. Untuk harga balon sabun dan mainan juga bervariasi, tapi yah setidaknya tidak terlalu menguras kantong.

Setelah membeli kangkung dan wortel, anak-anak bisa memberi makan rusa secara langsung. Jangan takut, rusanya dikurung kok. Jadi gak berseliweran gitu. Nih, saya agak alay foto bareng kangkung. (Bukan dengan rusa 😎)


Yah minimal rusanya kelihatan lah ya walaupun sedikit.

Saya dan Papa Nogu juga ngajarin Nogu supaya tidak takut memberi makan rusa. Dan, nogu malah ketagihan pengen kasi makan rusa terus sambil minta kangkung dan wortel ke penjual karna punya nogu sudah habis. (Mulai ngorek-ngorek isi tas)

Ini penampakan Nogu saat memberi kangkung untuk rusa


Setelah akhirnya nambo kangkung dan wortel akhirnya nogu digendong papa untuk segera pergi dari sana. Btw, rusa-rusa ini sehat banget gak sih makan sayur terus. Hmmm…

Ini beberapa penampakan rusa yang ada di Taman USU. Ada yang bertanduk dan ada pula yang tanduknya sudah dipotong.



Setelah hampir 30 menit, kami pun akhirnya pulang. Entah kenapa selama perjalanan dari taman menuju parkiran banyak sekali anak-anak merengut. Mungkin tidak puas main tapi sudah sore waktunya untuk pulang. Nogu termasuk salah satunya. Heleh..


Lain waktu bakalan kesitu lagi deh. Tapi berharap banget Kota Medan punya tempat rekreasi outdoor yang lebih beragam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s