MEMBUAT AKTA KELAHIRAN SECARA ONLINE

Di tahun 2016, dimana teknologi sudah semakin canggih, saya sangat menyambut baik segala urusan yang berkaitan dengan pemerintahan yang dapat dilakukan secara online.Begitupun dengan mengurus akta kelahiran secara online. Bisa? Bisa donk.

Khusus untuk mamak-mamak bekerja seperti saya, membuat akta kelahiran secara online itu bahagianya kayak bisa beli cabe merah dengan harga Rp 20000/kilo. Apasih..

Fyi, Nogu lahir 15 Januari 2016. Dengan keadaan saya dan suami yang baru saja pindah dari Kota Padang tercinta kujaga dan kubela. So, kami belum mengurus administrasi rumah tangga alias kartu keluarga. So, gimana mau urus akta kelahiran sedangkan kartu keluarga aja belum. Nah, singkat cerita kartu keluarga pun selesai sudah. Tinggal akte kelahiran Nogu yang belum dibuat. Kesibukan saya dan suami membuat pengurusan akte kelahiran nogu jadi diulur-ulur kayak benang layangan. Sampai tiba akhirnya di bulan penghujung akhir tahun alias desember, mau ngga mau harus nyisihkan waktu untuk urus akte kelahiran.

Untuk kelahiran lebih dari 60 hari, maka harus menyertakan saksi sebanyak 2 orang dan membayar denda keterlambatan. Sedangkan kelahiran di bawah 60 hari tidak perlu pakai saksi dan gratis. Masih tuduh-tuduhan dengan papa Nogu siapa yang akan ke kantor capil. Dan, masih bingung juga siapa yang akan dijadikan saksi. Kemarin papa Nogu pernah ditawarin calo yang berkeliaran manja di sekitar kantor capil dengan membayar sejumlah uang. Begitupun informasi dari teman saya yang membayar sejumlah uang untuk mempercepat urusan ini dan itu. Ah, tapi ngapalah harus pakai calo. Selagi saya dan papa Nogu masih bisa melakukannya sendiri.

 

So, gimana sih caranya?

1.Daftar secara online di website disdukcapil berikut http://disdukcapil.pemkomedan.go.id/

2. Masuk ke tab Pendaftaran Akta Kelahiran Online

Sebelum melakukan pendaftaran akta kelahiran secara online, pastikan kamu sudah mempunyai Kartu Keluarga dan KTP saksi sebanyak 2 buah bagi anak yang usia pengurusannya sudah berumur di atas 60 hari.

3. Isi Formulir online sbb: Nomor KK, Nama KK, Alamat tempat tinggal KK, No Handphone, Email, Username, Masukkan Password, dan Mengisi Kode Captcha

4. Lanjutkan dengan mengisi formulir yang berhubungan dengan Nama Ayah, Nama Ibu, Nama Anak, dan Saksi-saksi

5. Setelah selesai, maka kamu akan mendapatkan nomor kode yang nantinya harus diprint. Minta tolong aja sama petugas capil untuk ngeprint (gratis).

6. Langkah selanjutnya, berkas formulir yang sudah di print tadi ditandatangani oleh kamu sebagai pelapor, saksi-saksi, dan Pak Lurah di Lingkungan kamu. Untuk pengurusan tanda tangan Lurah kebetulan juga gratis.

7. Tunggu sampai mendapatkan sms notifikasi bahwa akte kelahiran telah selesai atau bisa cek langsung di website disdukcapil di tab Informasi Status Akta Kelahiran Online yang didaftarkan.

8. Masukkan kode formulir yang didapatkan setelah formulir selesai di atas dan akan terlihat progres akta kelahiran online sudah diproses sampai dimana.

9. Seminggu kemudian, saya ngcek website nya dan akta kelahiran Nogu sudah selesai dan bisa di ambil di disdukcapil

10. Saya datang ke disdukcapil sembari membawa 2 orang saksi (jaga-jaga siapatau ditanyain) , kelengkapan berkas : KTP Ayah dan Ibu, Surat Keterangan Lahir Anak dari Rumah Sakit, Kartu Keluarga, KTP 2 orang Saksi dan dikenakan denda Rp. 10.000 (Sepuluh Ribu Rupiah) atas keterlambatan saya mengurus akta kelahiran dan itu pakai kuitansi. Untuk kelengkapan berkas yang mau dibawa bisa di check juga pada saat melihat pengumuman di website.

 

Gimana?? Gampang donk

Daripada sibuk pakai calo atau capek-capek ngantri disana sini, yuk menggampangkan segala urusan dengan teknologi.

 

Jujur aja, sebagai mamak-mamak pekerja hal ini sangat menguntungkan saya. Karna saya tidak bisa meluangkan banyak waktu untuk mengantri ataupun mengurus segala sesuatu berhari-hari.

Tapi, ada juga ibu-ibu disana yang nyinyir bilangin lebih enak ngantri daripada online karna harus tandatangan Pak Lurah. Fyi, kalau sesuai aturan untuk anak umur di bawah 60 hari kayaknya ngga harus pakai tandatangan Pak Lurah. Kebetulan saya yang bandel ngurus akta lahir ketika anak hampir umur setahun.

Buang rasa malas trus berurusan dengan calo. Ini, telat cuma Rp. 10.000. Makan bakso aja sekarang udah Rp. 15.000 lho. Masa iya mau ngeluarin ratusan ribu untuk urusan yang sangat gampang banget.

Semangat..!!

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s