Menikmati sore ala bapak-bapak berperut gendut

Sore ini saya tergelitik untuk ikut olahraga sore dengan suami di lapangan dekat rumah. Sinar matahari yang cukup terik di sore ini agak menyurutkan niat untuk lari sore tepatnya. Tapi mengingat setiap menimbang badan dan jarum timbangan terus bergeser ke kanan maka hati pun mantap lagi.

Setelah berlari 1/2 putaran, saya melihat segerombolan ibu-ibu dan gadis muda sedang berfoto ria di tengah lapangan. Tampaknya mereka hendak mengabadikan momen mereka sebelum senam bersama. Lalu saya melanjutkan lari kembali. Putaran berikutnya saya melihat gerombolan ibu-ibu dan beberapa gadis muda sudah mulai pemanasan senam. Dan, saya pun melanjutkan berlari lagi.

Ketika saya lewat lagi, tahapan senam mereka sudah mulai masuk ke senam inti pertama. Dan, tepat di depan para buibu dan anak gadis itu berjejer rapi tiga buah kursi yang diduduki 3 orang laki-laki yang sudah berperawakan tua. Perutnya gendut, memakai celana pendek dan menghisap rokok. Mereka bertiga tertawa cekikikan melihat setiap goyangan senam para ibu dan anak gadis mengikuti hentakan-hentakan musik.

Para bapak-bapak itu pun menambahkan meja dan cemilan di depan mereka. Mungkin ini jadi  hiburan di sore hari yang cerah melihat lenggak lenggok kaum hawa dengan judul senam sore di tengah lapangan umum. Bagi saya yang menulis dan bapak berperut gendut yang menikmati dengan jarak dekat.

Sekian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s