Our trip… Yogyakarta (Latepost)

Iyeeyy.. Yogyakarta. Dari dulu ya kepengen banget ke Kota ini. Kota yang katanya romantis banget. Akhirnya terwujudkan dengan acara nikahannya mbak Uplah yang emang asli warga Yogya.

Personil yang ikut ya temen kantor juga. Sekitar 7 orang yang temen2 kantor juga (Aq, Suci, Dwi, Sammy, Lanna, Lia, Ledi) sepakat mau jalan ke Yogya. Disamping menghadiri pernikahan mbak Uplah sekalian menjalani kota yang katanya romantis itu (bagi aq..hedeuh).

Petualangan di mulai dengan nyari tiket murah. Walaupun kami sudah bekerja, tetapi sebagai anak perantau tetap aja tiket murah menjadi semboyan hidup. Kebetulan kami punya temen yang jadi agen tiket namanya Lemuel. Sehingga memanfaatkan muel sebagai mesin pencari tiket. Ketemulah tiket murah Batavia untuk tanggal 17 Maret 2013.

Kabar buruk pun terjadi, maskapai Batavia secara mendadak menutup penerbangan dan bangkrut. Bagaimana uang kami? Bagaimana perjalanan ini? Gagal? hahahha…tidak la yaw.

Benernya yang rugi itu muel, bukan kami. Hehehhe…akhirnya dengan kekuatan bulan nyari2 tiket sana sini, cari info tentang penerbangan batavia yang dibatalkan itu. Ketemulah dengan tiger airways yang siap menampung kami tanggal 16 malam pukul 21.30 wib dari Padang ke Jakarta. Melanjutkan perjalanan ke Yogya menggunakan maskapai Air Asia jam 5 pagi. Terimakasih!!

Petualangan di mulai dari pulang kantor tanggal 16 Maret dan sedikit terjadi insiden telatt nyampe bandara. Setelah itu naik pesawat jam 21.30 wib dengan keseraman2 yang dalam pesawat. Iyah baru pertama sih ya naik pesawat malam, apalagi semalam itu. Kebetulan kami duduk paling belakang dengan suara mesin pesawat yang buat kami berpandang-pandangan. Turbulance2 mendadak yang buat aku narik2 tangan lia yang asik tidur persis di sebelah aku.

Setelah penerbangan yang cukup menegangkan, akhirnya kami sampai di Bandara Soekarno Hatta jam 11 malam dengan kondisi mata mengantuk dan pastinya kelaparan. Sebagai informasi, kami ini ya backpackeran gak jelas dan sedikit ngasal dengan barang bawaan yang lumayan banyak.

Tiger airways ini parkirnya di terminal 3. Setelah celingak celinguk kesana kemari akhirnya merapatkan badan makan mie ayam. Tapi apa ya namanya aku lupa..soalnya hanya kafe itu doang yang buka sampe jam 12 malem. Setelah pesan makan dan tidur2an gak jelas, agak malu juga sama yang jualan. AKhirnya kami pergi deh dari situ cari tempat untuk tidur menunggu penerbangan pagi. Lihat kanan kiri, semua sofa sudah dihuni oleh orang2 seperti kami. Mungkin kami kalah cepat kali ya.

ide terlintas…ahaaa…nyari mushola. Tapi baiklah, mushola jg sudah penuh dan yang pasti dingin banget. Gatau berapa derajat celcius, tapi mungkin kami tinggal menunggu salju turun (lebay). Benernya gengsi sih ya, tapi ngeliat para bule2 sekalian bergelimpangan kayak ikan rebus di lantai, kok ya jadi hmmm…. Baiklah, pilihan terakhir, kami gelar lapak sendiri di sekitar lantai counter jualan pakaian yang udah tutup jam 1 pagi itu. Badan beralaskan karpet bandara, kepala beralaskan tas pakaian masing2. Persis transmigran gelap yang menunggu kberangkatan. Gak kebayang kalau ketemu orang atau keluarga yang kami kenal (tapi ngga mungkin juga jam segitu ada yg lewat).

Setelah tidur sekitar 1 jam, dan melihat suci yang cekakak cekikik sendiri dengan sammy, akhirnya kami terbangun jam 3 pagi. Sumpah…dingin bangettttttt. Liat kanan kiri ternyata dwi n Lia menghilang, hoaahmm..akhirnya pada beres2in tas n pergi beranjak dari situ. Sebenarnya keadaan sekitar situ udah lumayan banyak yang lalu lalang, ketakutan kalau tokonya buka dan kami diusir.

Setelah puter2 cari Lia dan Dwi, akhirnya kami kembali membodoh dengan muka ngantuk di pinggiran lantai bandara sekalian nunggu check in Air Asia yang buka jam /5 pagi. Udah lama antri, ternyata ada check in online ya. Baiklaaaahhhh..kebodohan terjadi lagi. Setelah check in, masuk ke ruang tunggu dan dapat bangku yang lumayan untuk tiduran.

Menunggu panggilan naik pesawat, suci dan sammy malah pergi ke toilet di lantai 1. Beneran deh udah panggilan terakhir. Hahhaha… udah di detik2 terakhir akhirnya ngeliat mreka lari2 ke ruang tunggu. Yuk terbang lagi, walopun tidur hanya 1 jam dan ngemper di lantai bandara. Yogyakarta… we’re comingggg…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s